Annyeonghaseyo, Yeorobun! Kembali lagi di lapak gosip Korea paling panas dan ter-up-to-date! Kalau kalian mikir drama Korea cuma ada di drakor fiksi, fix kalian salah besar. Acara reality show Korea zaman now justru makin gila-gilaan dan sukses bikin darah tinggi naik ke ubun-ubun. Siap-siap emosi, karena berita kali ini benar-benar bikin geleng-geleng kepala!
Buat Chingu penggemar tontonan penuh drakor kehidupan nyata, pasti udah nggak asing lagi sama acara variety show JTBC yang lagi hits banget, yaitu Divorce Camp. Acara ini memang terkenal sering menampilkan pasangan suami istri yang rumah tangganya berada di ambang kehancuran. Tapi, episode terbaru yang tayang pada 22 Oktober lalu benar-benar melampaui batas dan memicu kontroversi panas!
Salah satu peserta pria yang berlatar belakang sebagai mantan petinju kembali bikin geger publik. Padahal nih ya, Yeorobun, baru saja beberapa saat sebelumnya si suami ini berurai air mata dan berjanji bakal tobat serta mengubah sikap keras kepalanya demi mempertahankan pernikahan. Tapi dasar ya, bakat *red flag* emang susah dihilangkan!
Nggak butuh waktu lama setelah mengucapkan janji manisnya, peserta pria ini langsung berulah lagi. Dalam sesi diskusi yang seharusnya menjadi ajang rekonsiliasi, dia secara mengejutkan melontarkan pernyataan yang benar-benar tidak masuk akal dan sangat melecehkan istrinya sendiri di depan kamera!
Tanpa rasa bersalah, pria ini secara terang-terangan menyarankan bahwa tes paternitas atau tes DNA anak harus diwajibkan bagi setiap pasangan. Alasan konyol di balik pernyataannya? Dia mengklaim hal itu harus dilakukan demi "menghindari masalah" atau agar suami tidak ditipu di kemudian hari. *Deuh, julid mode on banget gak sih, Chingu?*
Pernyataan tersebut sontak membuat seluruh studio membeku. Bukan cuma sang istri yang terlihat sangat terluka dan syok karena kesucian pernikahannya dipertanyakan, tetapi para pembawa acara (MC) dan panelis di studio pun dibuat melongo tidak percaya dengan kebebalan sang peserta pria.
Tentu saja, pernyataan kontroversial ini langsung jadi bahan emosi massal bagi para K-netz (netizen Korea) dan K-Popers di seluruh media sosial. Banyak netizen yang mengecam keras sikap dingin dan rasa tidak percaya sang suami yang dinilai sangat beracun (*toxic*) serta sama sekali tidak menghargai perasaan istrinya.
"Kenapa sih istrinya masih bertahan sama cowok kayak gini? Ini bukan cuma *red flag*, tapi udah lampu merah lalu lintas!" pamer salah satu komentar K-netz yang geram. Banyak netizen menilai bahwa usulannya untuk mewajibkan tes DNA adalah bentuk rasa curiga tak berdasar yang justru menghancurkan fondasi kepercayaan dalam rumah tangga.
Duh, jujur ya Yeorobun, kalau pasangan kalian tiba-tiba minta tes DNA anak cuma gara-gara alasan "biar gak kena tipu", kira-kira bakal kalian hempas atau dimaafin nih? Nampaknya perjalanan pasangan di Divorce Camp ini masih bakal panjang dan makin membara!
Sumber: https://www.koreaboo.com/news/reality-show-cast-member-sparks-shock-paternity-tests-avoid-trouble/