Annyeong, Yeorobun! Kali ini kita kudu kumpul dan siapin camilan, karena ada teh hangat nan super panas dari industri K-Pop yang siap bikin kalian keselek. Belum reda huru-hara agensi raksasa belakangan ini, sekarang dunia hiburan Korea Selatan kembali diguncang isu plagiarisme yang gak main-main. Kali ini, sebuah girl group asuhan HYBE dituduh menjiplak karya lain setelah seorang produser yang pernah bekerja sama dengan BABYMONSTER angkat bicara!
Gak tanggung-tanggung, sang produser langsung nge-drop "bukti" kemiripan yang bikin bulu kuduk merinding sekaligus memicu jiwa julid netizen bergejolak. Isu ini langsung menyebar bak api di tengah padang rumput kering. Semua mata kini tertuju pada HYBE, agensi yang belakangan ini memang sering banget kesenggol masalah tuduhan kemiripan konsep antar-grup. Apakah ini kebetulan semata, atau memang ada unsur kesengajaan?
Semua berawal ketika produser yang dikenal pernah menggarap lagu-lagu hits untuk monster rookie bentukan YG Entertainment, BABYMONSTER, membagikan sebuah postingan di media sosial pribadinya. Postingan tersebut secara terang-terangan menyoroti kemiripan yang sangat identik antara lagu milik grup HYBE dengan karya yang pernah ia buat. Sontak saja, aksi spill-the-tea dari orang dalam industri ini langsung bikin gempar seantero jagat K-Pop!
Chingu pastinya tahu dong, kalau produser musik punya telinga yang super sensitif. Begitu doi membagikan perbandingan melodi dan ketukan (beat) yang dianggap mirip, netizen langsung melakukan investigasi mandiri. Banyak yang merasa bahwa progresi nada, vibe lagu, hingga detail kecil aransemennya memang terdengar bagai pinang dibelah dua. "Ini sih bukan terinspirasi lagi, tapi kayak copy-paste yang diganti font-nya doang!" tulis salah satu K-Netz dengan nada ketus.
Melihat bukti yang disodorkan, K-Netz (Netizen Korea) yang terkenal dengan ketajaman jempolnya langsung meradang di berbagai forum komunitas online seperti Pann Nate dan TheQoo. Mayoritas dari mereka merasa yakin 100% bahwa kemiripan ini adalah tindakan yang disengaja oleh pihak agensi atau tim produksi HYBE. Mereka menilai sangat tidak mungkin sebuah agensi sebesar HYBE "tidak sengaja" merilis lagu yang sangat mirip dengan lagu yang sudah ada di pasaran.
"HYBE lagi, HYBE lagi. Apa mereka udah kehabisan ide kreatif sampai harus 'pinjam' formula dari produser agensi sebelah?" sindir seorang netizen di forum online. Sentimen negatif ini semakin liar berkembang karena netizen merasa HYBE seolah-olah memiliki pola tersendiri dalam menduplikasi tren yang sedang naik daun demi meraup kesuksesan instan tanpa memikirkan orisinalitas karya.
Di sisi lain, media sosial X (Twitter) juga langsung berubah jadi medan perang antara penggemar garis keras grup HYBE tersebut dengan para pendukung BABYMONSTER serta netizen netral. Penggemar grup HYBE berusaha membela sang idola dengan argumen bahwa idol mereka hanyalah penyanyi yang membawakan lagu, dan kesalahan sepenuhnya ada pada tim produser eksternal jika tuduhan plagiarisme itu benar adanya. Namun, pembelaan ini justru semakin memicu perdebatan sengit yang tak berujung.
Hingga saat ini, pihak HYBE masih memilih untuk bungkam dan belum memberikan pernyataan resmi terkait tuduhan plagiarisme yang menyeret nama girl group mereka. Aduh, makin bikin kepo dan geregetan ya, Yeorobun! Nah, kalau menurut pandangan objektif (atau julid) kalian sendiri gimana nih? Apakah lagu ini emang jiplakan murni atau cuma kebetulan punya vibe yang mirip? Tulis teori konspirasi kalian di kolom komentar, ya!