Annyeong, Yeorobun! Kembali lagi di lapak per-K-Pop-an yang paling update, paling julid, dan pastinya no-sensor. Kali ini, sebuah kabar memilukan datang dari salah satu boy group generasi ke-4 yang lagi naik daun, ATEEZ. Tapi tunggu dulu, bukan soal prestasi atau panggung megah mereka yang kita bahas, melainkan sebuah pengakuan nyesek dari salah satu membernya yang sukses bikin ATINY (fandom ATEEZ) nangis kejer sekaligus naik pitam!
Siapa sih yang nggak kenal dengan ATEEZ? Grup asuhan KQ Entertainment ini terkenal dengan konsepnya yang bajak laut yang garang dan aksi panggung yang selalu powerful. Namun di balik gemerlap lampu sorot dan teriakan fanchant yang membahana, ternyata tersimpan luka emosional yang cukup mendalam dari salah satu member visualnya, yaitu Yeosang.
Baru-baru ini, Yeosang membuat pengakuan yang sangat jujur sekaligus menyakitkan hati bagi siapa saja yang mendengarnya. Cowok berwajah anime ini secara blak-blakan curhat bahwa dirinya merasa menjadi member yang paling kurang populer di dalam grupnya sendiri. Bayangkan, seorang idol dengan visual se-unreal itu, suara deep voice yang bikin merinding, dan kemampuan dance yang luar biasa, bisa-bisanya merasa "tidak diinginkan" dibanding member lainnya. Duh, langsung overthinking nggak sih, Chingu?
Pengakuan pilu dari Yeosang ini langsung menyebar bak api ditiup angin di kalangan K-netz dan fans internasional. Banyak netizen yang langsung menyoroti bagaimana industri K-Pop bisa sangat kejam dalam mengkategorikan popularitas member lewat penjualan merchandise, jumlah views fancam, hingga harga photocard (PC) di pasar sekunder yang sering kali timpang jauh.
Nah, di sinilah bagian yang bikin tensi darah langsung naik! Sasaran kemarahan fans tentu saja langsung mengarah ke agensi mereka, KQ Entertainment. Fans menilai agensi sangat tidak becus dan menutup mata terhadap potensi besar yang dimiliki Yeosang. Selama ini, Yeosang dinilai sering "dianaktirikan" dalam hal pembagian part menyanyi (line distribution) dan waktu tampil di video musik (screen time) yang sangat minim.
"Bagaimana dia bisa merasa populer kalau agensinya sendiri seperti menyembunyikan bakatnya dari dunia?!" ketus seorang K-netz di forum komunitas online ternama Korea. Sentimen negatif terhadap agensi pun semakin meroket karena fans menganggap KQ Entertainment gagal memberikan promosi individu yang layak untuk sang idol, padahal ia memiliki potensi besar untuk bersinar di berbagai bidang.
Kemarahan ATINY di media sosial pun kini tak terbendung lagi. Tagar protes dan tuntutan agar Yeosang diperlakukan lebih adil mulai digaungkan di platform X (Twitter). Fans menuntut agar Yeosang diberikan kesempatan lebih banyak untuk tampil di variety show, pemotretan majalah, atau bahkan debut akting. Mereka ingin membuktikan kepada Yeosang bahwa dia sangat dicintai dan berharga.
Jujur ya Chingu, fenomena kesenjangan popularitas di dalam grup K-Pop memang bukan hal baru. Tapi, mendengar pengakuan itu langsung dari mulut sang idol sendiri rasanya berkali-kali lipat lebih menyakitkan. Kita semua tahu Yeosang adalah sosok yang selalu bekerja keras di belakang layar tanpa pernah mengeluh.
Kalau menurut pendapat Yeorobun sendiri gimana nih? Apakah kalian setuju kalau agensi terlalu pilih kasih dalam mempromosikan member ATEEZ, atau ada faktor lain yang membuat kesenjangan ini terjadi? Yuk, tulis komentar julid tapi tetap suportif kalian di bawah! Jangan lupa share artikel ini ke sesama ATINY biar makin banyak yang kirim cinta buat uri Yeosang!
Sumber: https://www.koreaboo.com/news/ateez-member-painful-confession-less-popular-group/