Annyeonghaseyo, Yeorobun! Ada kabar yang bener-bener bikin elus dada sekaligus bikin tensi darah naik dari dunia hiburan Korea Selatan. Baru-baru ini, jagat maya dihebohkan dengan kabar seorang bintang terkenal asal Negeri Ginseng yang kembali berurusan dengan pihak berwajib. Padahal, statusnya saat ini masih dalam masa pengawasan alias masa percobaan (probation). Duh, bener-bener gak ada kapoknya ya, Chingu!
Kabar ini langsung jadi perbincangan hangat di kalangan K-netz (Korean Netizens) dan juga forum-forum komunitas online. Bagaimana tidak? Melakukan kejahatan yang sama untuk kedua kalinya di saat hukum sedang mengawasi ketat itu namanya cari perkara sendiri. Bukannya bertobat dan memanfaatkan kesempatan kedua dengan baik, sang artis malah kembali masuk ke lubang hitam yang sama.
Mendengar kabar ini, reaksi K-netz langsung terbagi menjadi dua: geram dan tidak habis pikir. Kolom komentar di berbagai media sosial Korea langsung dipenuhi dengan reaksi super julid. "Apakah dia tidak punya otak?" atau "Dia benar-benar meremehkan hukum Korea," adalah beberapa komentar pedas yang dilayangkan netizen yang sudah terlanjur muak dengan tingkah laku sang publik figur.
Untuk kalian yang belum tahu, di Korea Selatan, melanggar hukum saat masih dalam masa percobaan adalah salah satu "tiket emas" untuk langsung dijebloskan ke dalam penjara tanpa ampun. Pengadilan Korea biasanya sangat ketat dalam memberikan hukuman bagi para pelaku kriminal kambuhan (residivis), terutama mereka yang berstatus sebagai figur publik yang seharusnya memberikan contoh yang baik.
Banyak fans yang sebelumnya setia mendukung dan berharap sang idola bisa berubah, kini hanya bisa gigit jari. Rasanya seperti kena plot twist paling menyakitkan ya, Yeorobun! Berubah menjadi 'badut' karena sudah pasang badan membela sang artis di media sosial, eh ujung-ujungnya malah dikhianati lagi dengan kasus yang sama persis. Sakitnya tuh di sini!
Hingga saat ini, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait kronologi penangkapan sang bintang. Namun, yang pasti, karier keartisan sosok ini tampaknya sudah berada di ujung tanduk, atau bahkan sudah benar-benar tamat. Di industri hiburan Korea yang sangat menjunjung tinggi moralitas, kasus residivis seperti ini adalah sebuah 'kiamat' bagi karier sang artis.
Kasus ini juga menjadi peringatan keras bagi para selebriti Korea lainnya agar tidak main-main dengan hukum. Netizen Korea terkenal dengan budaya cancel culture-nya yang sangat kuat, dan begitu seseorang kehilangan kepercayaan publik untuk kedua kalinya, maka pintu untuk kembali ke dunia hiburan akan tertutup rapat selamanya.
Bagaimana menurut pendapat kalian, Chingu? Apakah artis seperti ini masih layak mendapatkan kesempatan ketiga, atau memang sudah sepatutnya didepak selamanya dari industri hiburan agar jera? Yuk, tulis opini ter-julid kalian di kolom komentar dan jangan lupa untuk terus pantau perkembangannya hanya di sini!
Sumber: Koreaboo